Good Indonesian Food | Soto Gebrak
Good Indonesian Food - Preserver and Promote Indonesia Culinary
good indonesian food, makanan, khas daerah, jakarta, bogor, tangerang, bekasi, banteng, bali, lombok, bandung, enak, lezat, nikmat, murah, meriah, gurih, kenyang, culinary, kuliner, warung, soto, nasi, campur, serabi, surabi, makanan, restoran, restaurant, sajian, sedap, saji, sedap, kumpulan resep masakan, food, travel, jajan, makan, indonesian culinary, indonesian food, indonesia travelling, wisata surabaya, popular, wisata bali, jabodetabek, wisata lombok, makanan indonesia
23534
single,single-post,postid-23534,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-1.7,wpb-js-composer js-comp-ver-4.3.4,vc_responsive
Jabodetabek-classic-soto gebrak

Soto Gebrak

Nama Soto Gebrak diambil dari onomatope dari suara yang dibuat ketika sebuah botol kecap digebrakkan ke meja untuk menandakan kepada pramusaji kalau soto siap disajikan.

Sebagai penggemar berat soto, saya meletakkan Soto Gebrak ke dalam daftar lima soto terbaik di Jabodetabek. Mungkin soto ini terlihat seperti soto ayam pada umumnya. Namun, yang membuatnya berbeda dari soto lainnya adalah penambahan koya ke dalam racikannya. Selain koya, seporsi soto gebrak berisi bihun, potongan ayam, kol, tauge, tomat, dan seledri. Saya lupa sudah berapa kali berkunjung ke Soto Gebrak—saya sering mengunjunginya sejak masih kecil. Walaupun begitu, sebelum Anda mengunjungi salah satu cabang Soto Gebrak, izinkan saya untuk memberi tahu Anda tentang fakta unik yang akan Anda temui di sana: akan ada banyak suara gebrakan meja yang datang dari dapur setiap hidangan soto sedang diracik. Nama soto gebrak diambil dari onomatope dari suara yang dibuat ketika sebuah botol kecap digebrakkan ke meja untuk menandakan kepada pramusaji kalau soto siap disajikan. Soto Gebrak digagas oleh Cak Anton, yang membuka toko pertama di Jalan Setiabudi. “Dia mulai berjualan soto pada 1973 di daerah Setiabudi dengan cara membawa dua keranjang kayu yang terikat pada galah yang dijinjing di pundaknya,” ujar salah satu karyawan. “Sebelum kami pindah ke bangunan ini, kami biasanya menjual soto di warung dekat sini,” lanjutnya. Cabang Soto Gebrak lainnya bisa ditemukan di Tebet, Margonda, dan BSD.

 

Jl. Setiabudi 2 No.17
Jakarta Selatan
Buka setiap hari, pukul 10.000–22.00 WIB
Rp25.000/US$1,90 per orang

No Comments

Post a Comment