Soto Mie Bakso Sarodja
“Yang terjadi kemudian sungguh diluar perkiraan saya—rasanya banjir rasa gurih memenuhi lidah. Saya tidak pernah membayangkan kalau soto mi bisa seenak ini, tidak setelah percobaan buruk pertama saya dengan makanan ini. Kaldunya yang gurih dan potongan daging yang enak memberikan rasa puas ke perut saya.”
Satu-satunya pengalaman saya menyantap soto mi adalah saat saya masih kecil. Saya ingat memesan semangkuk soto mi dari penjaja keliling yang berjualan di sekitar rumah. Seingat saya, cita rasanya tidak memenuhi selera saya. Sejak saat itu, saya selalu menolak ajakan teman dan keluarga untuk ikut menyantap soto mi. Namun, hidup terkadang membuat kita merasakan kembali masa lalu dan kepahitannya. Hal itu terjadi ketika nama tempat makan ini diajukan kepada saya untuk dijelajahi. Melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk mengesampingkan sentimen pribadi dan mencobanya.
Akan sedikit sulit menemukan Soto Mie Bakso Sarodja, yang terletak di seberang Jalan Danau Tondano, di area Bendungan Hilir, karena banyaknya deretan toko di jalan itu yang bentuknya hampir sama semua. Untungnya, saya berhasil menemukannya—gerai kecil dan sederhana yang bisa menampung kira-kira 10 hingga 15 orang. Ketika saya sampai di sini, tidak terlalu banyak pengunjung. Hanya ada dua orang yang sedang sibuk menyantap soto mi.
Setelah memesan semangkuk soto mi dengan bakso, saya memilih duduk di ujung bagian depan toko. Tidak lama, musuh bebuyutan saya disajikan. Saya melawan keengganan hati dan mulai menyendok soto mi. Yang terjadi kemudian sungguh diluar perkiraan saya—rasanya banjir rasa gurih memenuhi lidah. Saya tidak pernah membayangkan kalau soto mi bisa seenak ini, tidak setelah percobaan buruk pertama saya dengan makanan ini. Kaldunya yang gurih dan potongan daging yang enak memberikan rasa puas ke perut saya. Rasa yang tidak akan Anda temui di penjaja pinggir jalan.
Percakapan singkat dengan salah satu karyawan mengungkapkan kalau Pak Sarodja memulai bisnisnya dengan berjualan di jalanan menggunakan keranjang rotan pada 1970. Setelah Pak Sarodja meninggal, bisnis tersebut dilanjutkan oleh anak-anaknya. “Ada toko lain di depan SD di dekat sini, tetapi akhirnya tutup beberapa tahun yang lalu,” ujarnya. Wah, jika perjalanan ke Benhil bukanlah favorit Anda, jangan takut. Anda bisa menemukan Mie Soto Bakso Sardoja di pusat-pusat perbelanjaan, seperti Pacific Place, Senayan City, dan Plaza Indonesia, juga Bellagio Apartment dan Sinar Mas Land Plaza.
Jl. Danau Tondano No. 27
Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Buka setiap hari, pukul 08.00–19.00 WIB
Rp35.000/US$2,50 per orang


No Comments