Good Indonesian Food | Nasi Campur Pasar Kopang
Good Indonesian Food - Preserver and Promote Indonesia Culinary
good indonesian food, makanan, khas daerah, jakarta, bogor, tangerang, bekasi, banteng, bali, lombok, bandung, enak, lezat, nikmat, murah, meriah, gurih, kenyang, culinary, kuliner, warung, soto, nasi, campur, serabi, surabi, makanan, restoran, restaurant, sajian, sedap, saji, sedap, kumpulan resep masakan, food, travel, jajan, makan, indonesian culinary, indonesian food, indonesia travelling, wisata surabaya, popular, wisata bali, jabodetabek, wisata lombok, makanan indonesia
23459
single,single-post,postid-23459,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,select-theme-ver-1.7,wpb-js-composer js-comp-ver-4.3.4,vc_responsive
lombok-heritage-nasi campur kopang1
lombok-heritage-nasi campur kopang2
lombok-heritage-nasi campur kopang3

Nasi Campur Pasar Kopang

Ayam pelalahnya mengombinasikan santan dengan cabai, dan rasanya sangat pedas; sesuai dengan selera saya.

Hari kedua keberadaan saya di Lombok, saya pergi ke Pasar Kopang. Matahari bahkan belum terbit, tetapi saya harus memaksakan diri untuk mencicipi nasi campur kopang. Pak supir memarkirkan mobil satu kilometer dari pasar. Dari sana, saya naik cidomo (kereta yang ditarik kuda). Saat kami sampai di sana, pasar tersebut sudah dipenuhi para penjual dan pembeli.

Di dalam pasar tersebut, saya bertemu Bu Nur Sah, penjual nasi campur tradisional Kopang. Dia tidak begitu ingat kapan persis memulai bisnisnya, tetapi dia meyakinkan saya kalau bisnisnya sudah berjalan lebih dari 30 tahun. Ada deretan wajan aluminium berukuran besar yang berisi bermacam-macam makanan yang dia masak sebelum jam 4 pagi. Beberapa di antaranya adalah sayur nangka, ayam pelalah, dan gulai sapi. Makanan-makanan tersebut termasuk cukup berat untuk porsi sarapan. Namun, saya berasumsi kalau memang itulah cara warga Kopang memulai hari mereka.

Tidak ada meja dan kursi, para pembeli hanya bisa memesan makanannya untuk dibungkus. Saya memesan semua makanan yang tersedia, termasuk seporsi nasi. Saat tiba waktu untuk menyantapnya, saya merasa sangat senang. Semuanya terasa lezat. Ayam pelalahnya mengombinasikan santan dengan cabai, dan rasanya sangat pedas; sesuai dengan selera saya. Kuah gulai sapi terasa sedikit seperti krim, tetapi kaya rempah-rempah. Yang paling wajib dicoba adalah sayur nangka, yang memberikan rasa gurih.

Lapak Bu Nur Sah buka setiap hari di pasar Kopang, dari Senin–Sabtu. Lapaknya berada di bagian timur pasar. Pada Minggu, dia akan pindah lokasi ke bagian belakang pasar, jadi Anda harus bertanya kepada orang sekitar untuk menemukan lapaknya.

By Jessicha Valentina

Pasar Kopang
Jl. Rasa Kopang, Lombok Tengah
Nusa Tenggara Barat
Buka setiap hari, pukul 07.00–24.00 WITA
Rp25.000/US$1,8

Tags:
No Comments

Post a Comment